Menanam cabai tentunya pasti mudah semua orang pasti bisa dapat mencobanya di pekarangan rumah atau yang ingin menanam lebih banyak bisa tanam di ladang atau bekas sawah tadah hujan. tapi poin dari menanam itu sendiri adalah panen' jika kita sudah menanam tetapi tidak panen ini tidak baik bagi kesehatan mata dan jantung hehehe..
terlepas dengan masalah selesai tanam seharus kita tidak boleh menganggap itu sudah selesai! ada perawatan inilah yang melatih kesabaran, tidak cepat berbulan-bulan hingga sampai waktu panen tiba.
Merawat cabai baru selesai tanam
Masuk usia tanam cabai 20 hingga 30 hari
- daun menggulung kebawah ini penyebabnya trips
- daun menggulung ke atas daun mengecil terlihat hitam ini disebabkan tunggau
- daun semakin hari berubah menjadi kuning disebabkan oleh virus bule(gemini)
- semut juga mengindikasian bahwa di bawah daun cabai telah terserang kutu-kutu daun
![]() |
| usia tanam cabai 30 hari |
pupuk kocor menggunakan npk provit hijau yang mudah dan tidak berbahaya jika terkena batang cabai saat pengocoran, dosis bisa kita lakukan sesuai pada table penggunan tertera di kemasan pupuk. tujuan dengan pupuk provit hijau bisa meningkatkan kesuburan daun batang serta cabang tunas muda menjadikan cabai kokoh juga rimbun.
hal lai yang perlu diperhatikan munculnya tunas air pada pangkal atau daun pertama, kita bisa membuang nya agar nutrisi bisa menuju ke atas membentuk cabang-cabang yang banyak, kecuali bibit kita yang kita tanam sudah tua usia 30 hari dalam polibag semai, tunas baru kita biarkan dan kita perlu memiringkan batang utama agar tunas muda dapat tumbuh sehat.
Cabai memasuki usia tanam 40 sampai 60 hst
![]() |
| ini hanya ilustrasi cabai terserang hama lalat buah |
Panen cabai usia 90 sampai 110 hari
![]() |
| gambar ini hanya ilustrasi ketika buah cabai siap panen |
.jpg)

.webp)